Berita

Ketua Umum FSB, Hery Haryanto Azumi (kanan) saat bersama KH Miftachul Akhyar/RMOL

Pertahanan

Forum Satu Bangsa Minta Polisi Usut Dugaan Pembakaran Gereja Dan Pembunuhan Di Sigi

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 12:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons insiden dugaan pembunuhan dan pembakaran gereja di Sigi, Sulawesi Tengah, Forum Satu Bangsa meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas.

Ketua Umum Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumi mengatakan pihaknya mengutuk keras tindakan-tindakan yang sangat bertentangan dengan kemanusiaan.

Menurutnya insiden yang terjadi pada Jumat (27/11) itu berpotensi memicu terjadinya konflik dalam skala yang lebih besar.


"Usut tuntas dan tangkap pelaku kriminal tersebut beserta dalangnya agar tidak ditunggangi oleh kepentingan yang mengorbankan rakyat dan umat beragama," demikian penegasan Hery kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).

Hery menyatakan, pembakaran tempat ibadah dan pembunuhan warga yang tidak berdosa tidak dapat dibenarkan.

Mantan Ketum PB PMII ini, meminta agar para tokoh agama bersatu menghadapi berbagai provokasi dalam segala bentuknya.

Para tokoh agama, kata Hery harus menjaga lisannya agar tidak menimbulkan kerusakan bagi umat manusia.

"Para founding fathers telah meletakkan fondasi yang kokoh dengan Pancasila sebagai pandangan hidup bagi bangsa Indonesia, jangan sampai kita merusaknya," demikian kata mantan Ketua Umum PB PMII ini.

Sejak semalam, di lini media sosial facebook beredar peristiwa pembakaran gereja dan beberapa orang warga Sigi, Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso meluruskan informasi tentang pembakaran gereja.

Kata Rakhman tidak ada pembakaran gereja, berdasarkan penelusuran timnya di Sigi, yang dibakar hanyalah rumah yang biasa digunakan sebagai tempat pelayana umat.

Rakhman meluruskan informasi tentang insiden yang meluas di Facebook itu. Ia khawatir jika terus disebarluaskan maka berpotensi menimbulkan konflik yang bermotif  SARA (suku agama ras dan antar golongan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya