Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tak Peduli Ancaman Sanksi AS, China Lanjutkan Kesepakatan Perdagangan Minyak Dengan Venezuela

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan kerja sama dengan Venezuela meskipun ada ancaman sanksi AS yang mengintai kedua negara.

Komentar Zhao muncul setelah juru bicara Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa siapa pun yang terlibat dalam aktivitas di sektor minyak Venezuela berisiko terkena sanksi.

"Kerja sama kedua negara didasarkan pada keuntungan bersama, pijakan yang sama dan prinsip komersial, dan sejalan dengan undang-undang yang relevan," kata Zhao, seperti dikutip dari Global Times, Jumat (27/11).


Menurut Zhao, Venezuela akan tetap menjadi mitra penting China di Amerika Latin. Dia juga mencatat bahwa kerja sama bilateral antara China dan Venezuela bermanfaat bagi masyarakat di kedua negara.

Reuters melaporkan bahwa meskipun ada sanksi dari AS, perusahaan negara Venezuela Petroleos de Venezuela (PDVSA) telah mulai melanjutkan kembali pengiriman minyak langsung ke China, mengutip data dari platform industri.

Laporan itu juga mengatakan bahwa dua perusahaan milik negara, China National Petroleum Corp (CNPC) dan PetroChina, telah berhenti mengimpor minyak mentah dan bahan bakar dari Venezuela pada Agustus 2019.

Dalam lima bulan pertama tahun ini, data bea cukai menunjukkan bahwa perdagangan China dengan Venezuela turun sebesar 77,8 persen menjadi 756,96 juta dolar AS.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya