Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Opas Kankawinphong dan Direktur Institut Vaksin Nasional Nakorn Premari dengan Presiden AstraZeneca Thailand, James Teak, di Government House pada Jumat (27/11).
Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha, yang memimpin upacara kesepakatan itu, berharap agar vaksin tersebut akan tersedia tahun depan.
Pemerintah akan siap memberikan akses kepada semua orang untuk mendapatkan vaksin ini, kata juru bicara pemerintah Anucha Buranachaisri, seperti dikutip dari Bangkok Post, Jumat (27/11).
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
UPDATE
Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27
Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54