Berita

Penumpang, termasuk akademisi Inggris-Australia Kylie Moore-Gilbert, turun dari jet pemerintah Australia di bandara Canberra setelah tiba dari Iran/Net

Dunia

Tahanan Mata-mata Yang Dibebaskan Iran Telah Tiba Di Australia

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Akademisi Australia Kylie Moore-Gilbert, yang telah ditahan oleh pemerintah Iran selama kurang lebih dua tahun karena tuduhan mata-mata, telah mendarat di Australia pada Jumat (27/11) sore waktu setempat.

Dia turun di Bandara Canberra pada Jumat sore ini, bertemu dengan pejabat kesehatan dan anggota Angkatan Pertahanan Australia, setelah meninggalkan pesawatnya.

Menteri Luar Negeri Marise Payne mengatakan Moore-Gilbert harus menjalani karantina karena kekhawatiran Covid-19, seperti dikutip dari 9News, Jumat (27/11).


Moore-Gilbert telah ditahan di Iran selama lebih dari dua tahun karena dicurigai sedang memata-matai otoritas lokal. Wanita berusia 33 tahun itu mendarat pertama kali di negara tersebut pada September 2018 sebagai bagian dari konferensi pendidikan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Kamis (26/11) mengatakan pembebasannya setelah 804 hari di balik jeruji tercapai melalui kerja keras yang dilakukan oleh pejabat Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) serta Duta Besar Australia untuk Iran.

“Keterampilan dan pengalaman orang-orang yang telah terlibat dalam menangani masalah ini luar biasa,” ungkapnya.

Ditanya tentang pertukaran tahanan sebagai imbalan pembebasan Moore-Gilbert, Morrison enggan untuk menjelaskan lebih detail. Namun, dia meyakinkan warganya bahwa pembebasan tersebut tidak akan merugikan merugikan keselamatan mereka dan tidak ada tahanan yang dibebaskan di Australia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya