Berita

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam/Net

Dunia

Pidato Tahunan, Carrie Lam: Prioritas Hong Kong Memulihkan Sistem Politik Dari Kekacauan

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam akhirnya memberikan pidato kebijakan tahunannya di parlemen pada Rabu (25/11).

Setelah menunda pidatonya selama satu bulan untuk mengunjungi Beijing, Lam akhirnya mendesak pemerintah utnuk memulihkan tatanan konstitusional Hong Kong karena sistem politik yang menurutnya telah kacau.

"Dalam setahun terakhir ini Hong Kong telah mengalami tantangan politik paling parah sejak kembali ke tanah air," kata Lam, seperti dikutip Reuters.


"Salah satu prioritas mendesak kami adalah memulihkan tatanan konstitusional dan sistem politik dari kekacauan," sambung dia.

Lebih lanjut Lam menjelaskan, pemerintah akan memperkenalkan RUU untuk meningkatkan pengambilan sumpah oleh pegawai negeri dan tenaga pendidik guna meningkatkan pemahaman mereka mengenai supremasi hukum.

Ia pun menuding jika pemerintahan asing telah meningkatkan campur tangan mereka atas Hong Kong yang menurutnya adalah urusan dalam negeri China.

Tahun lalu Hong Kong dilanda gelombang protes pro demokrasi yang menuntut kebebasan.

Setelahnya, pemerintah memberlakukan sejumlah langkah yang dianggap banyak pihak mengekang kebebasan berpendapat, termasuk memperkenalkan UU keamanan nasional.

Semakin eratnya genggaman China terhadap Hong Kong telah dikecam oleh banyak negara karena dianggap menyalahi prinsip "satu negara, dua sistem".

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya