Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

IATA Siapkan Tiket Kesehatan Digital Bagi Para Pelancong Awal Tahun

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak lama lagi penumpang yang akan melakukan perjalanan udara akan mendapatkan IATA Travel Pass, sebuah tiket kesehatan digital di mana penumpang akan menemukan informasi akurat tentang perjalanan, pengujian, dan persyaratan vaksin untuk perjalanan mereka.

IATA Travel Pass ini akan akan mendukung pembukaan kembali perbatasan yang aman, membantu upaya pemerintah dalam menahan penyebaran virus corona. Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengumumkan pada Senin (23/11) bahwa mereka sedang dalam tahap pengembangan akhir dari tiket kesehatan ini.

"IATA Travel Pass akan mengelola dan memverifikasi aliran aman dari pengujian yang diperlukan atau informasi vaksin antara pemerintah, maskapai penerbangan, laboratorium, dan pelancong," isi pernyataan pihak IATA, seperti dikutip dari RTL, Selasa (24/11)/


Menurut CEO IATA Alexandre de Juniac, pengujian adalah kunci pertama untuk memungkinkan perjalanan internasional tanpa tindakan karantina. Kunci kedua adalah infrastruktur informasi global yang diperlukan untuk mengelola, membagikan, dan memverifikasi data pengujian secara aman yang cocok dengan identitas wisatawan sesuai dengan persyaratan kontrol perbatasan.

"Itulah tugas IATA Travel Pass. Kami akan menghadirkannya ke pasar dalam beberapa bulan mendatang untuk juga memenuhi kebutuhan berbagai gelembung perjalanan dan koridor kesehatan masyarakat yang mulai beroperasi," kata De Juniac.

IATA Travel Pass ini juga akan memiliki registri global pusat pengujian atau vaksinasi yang memenuhi standar untuk pengujian dan persyaratan vaksinasi di negara tujuan mereka.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya