Berita

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko/Istimewa

Nusantara

Kembangkan Industri Farmasi Dalam Negeri, Pemerintah Buka Pabrik Vaksin

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi pandemi Covid-19 yang masih mewabah di seluruh dunia akan dimanfaatkan pemerintahuntuk mengembangkan potensi industri farmasi dalam negeri.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menjelaskan, pemerintah terus berupaya mewujudkan kemandirian dalam bidang farmasi, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Pasalnya, keinginan tersebut sudah tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) 6/2016, tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.


Sebagai wujud nyata, Moeldoko hari ini menghadiri groundbreaking pembangunan pabrik vaksin PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) yang akan membantu BUMN untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

"Pembangunan pabrik vaksin yang dilakukan oleh swasta ini untuk memperkuat Industri vaksin yang sudah dibangun oleh BUMN Biofarma sejak lama dan menjadi kebanggaan Indonesia di pasar global," ujar Moeldoko di Kawasan Industri Cikande, Serang, Banten, Selasa (24/11).

Dengan adanya pabrik seperti itu, Indonesia bisa menyiapkan langkah preventif untuk global public health emergency. Selain itu, juga sekaligus memperkuat dan saling mendukung percepatan penanganan pandemi dengan memproduksi berbagai macam vaksin.

Misalnya, disebutkan mantan Panglima TNI ini, adalah vaksin Covid-19, vaksin TBC, Vaksin Meningitis dan vaksin lainnya. Ha ini menurutnya, sejalan dengan pengendalian program strategis nasional dalam melihat percepatan produksi vaksin.

"Kami mendukung dan mendorong anak bangsa untuk berkarya memproduksi vaksin dalam negeri baik BUMN Biofarma dgn Sinovac, lembaga Eijkman dengan vaksin Merah Putih, termasuk pihak swasta lainnya seperti JBio dengan Longcam ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Moeldoko meyakini, langkah kemandirian industri farmasi akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah dalam menghadapi pandemi ini.

"Sehingga inilah era elaborasi dengan semangat kegotong royongan sebagaimana arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo," demikian Moeldoko.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya