Berita

Helikopter Rusia/Net

Dunia

Satu Helikopter Pertama Dari Rusia Tiba Di Serbia

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 16:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Satu dari tiga helikoter pertama yang dipesan Serbia dari perusahaan 'Russian Helicopters' telah tiba. Helikopter itu disiapkan untuk Republika Srpska, wilayah yang didominasi Serbia di Bosnia.

Situs web Tangosix.rs menulis pada Senin (23/11) bahwa helikopter akan digunakan oleh unit baru di dalam Kementerian Dalam Negeri Republika Srpska. Ini menjadi pembeli pertama helikopter 'Ansat' di kawasan Eropa.

Kementerian Dalam Negeri Republika Srpska mengumumkan pembelian 22 juta Euro pada awal tahun, dengan perusahaan 'Russian Helicopters' sebagai satu-satunya penawar.


Pejabat dari Kepresidenan tripartit Bosnia, Milorad Dodik, mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa meskipun ada tekanan dari mitra barat untuk menghentikan pembelian ini, mereka tetap melakukannya.

Helikopter dilengkapi dengan modul medis yang dirancang untuk memberikan perawatan medis khusus, kursi untuk satu pasien dan dua teknisi medis.

Peralatan medis termasuk ventilator bergerak, EKG, dan perangkat lainnya. Satu set lima kursi tambahan dikirimkan dengan helikopter pertama, yang dapat dipasang sebagai pengganti konfigurasi Medevac.

Republika Srpska akan mendapatkan dua helikopter 'Ansat' lainnya pada Mei 2021 dan Januari 2022.

Menurut kontrak dengan perusahaan 'Helikopter Rusia', tiga teknisi dan dua pilot akan dilatih di pusat pelatihan di Kazan sekarang, sementara empat pilot lagi dan enam teknisi akan dilatih dalam dua tahun ke depan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya