Berita

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Yohanes Sulaiman/RMOL

Dunia

Muslim Indonesia Punya Peranan Penting Untuk Menghilangkan Sikap Anti-Islam Di Dunia

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 14:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Isu kebencian terhadap Islam kembali mencuat dalam beberapa waktu terakhir, khususnya terkait dengan publikasi kembali kartun Nabi Muhammad SAW.

Sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peranan penting untuk mengubah cara pandang negara-negara lain terhadap Islam.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Yohanes Sulaiman mengatakan Indonesia harus mempromosikan Islam yang toleran dan ramah.


"Misalnya Islam di Indonesia, NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, melawan kebencian, menjunjung tinggi Islam yang ramah tamah," kata Yohanes dalam RMOL World View bertajuk "Islamofobia, Masihkah Jadi Pekerjaan Rumah Dunia?", Senin (23/11).

Selain itu, ia juga menekankan, Indonesia, khususnya Muslim harus memperhatikan tindakan terhadap kelompok minoritas karena juga menjadi perhatian dunia.

"Misalnya di Jawa Tengah, ada petisi menolak pembangunan gereja karena di wilayah Muslim. Gereja-gereja di Amerika mendapatkan informasi itu," terang dia.

Selain itu, Yohanes juga menggarisbawahi pentingnya media dalam mempromosikan umat Islam yang toleran.

Ia menyebut, Indonesia sebagai pusat toleransi dunia akan mendapatkan perhatian yang luar biasa bagi dunia sehingga media punya peranan penting.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya