Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Peneliti Italia: Bahkan Jika Ada Vaksin Pun, Kita Belum Bisa Mengalahkan Virus Corona

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 13:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kehadiran vaksin bukan berarti menghilangkan virus corona baru. Lantaran vaksin hanya mampu menahannya.

Kepala laboratorium di Lazzaro Sapallanzani Institute Roma, Maria Rosaria Capobianchi memperingatkan vaksin saja tidak mampu untuk memberantas pandemi Covid-19.

"Vaksin saja tidak cukup untuk memberantas pandemi Covid-19 yang memanfaatkan setiap celah untuk berkembang biak," kata Capobianchi, seperti dikutip Prensa Latina, Senin (23/11).


Ia pun menggarisbawahi perlunya masyarakat untuk mengubah perilaku guna menghindari penularan.

Merujuk pada pengalaman, ia mengingatkan jika flu Spanyol yang terjadi pada 1918 membuat 40 juta orang meninggal dunia dan 500 juta lainnya terinfeksi.

"Musuh yang kita hadapi sangat kuat, tetapi kita bertemu dengan yang lebih mematikan," lanjut Capobainchi.

Sejauh ini, ia menambahkan, terapi untuk mengalahkan virus corona juga belum ditemukan.

Bahkan para ilmuwan belum mengetahui berapa lama efek vaksin, jika sudah ditemukan, akan bertahan.

Dalam hal ini, Capobainchi mengungkap, virus corona baru atau SARS-CoV-2 kemungkinan tidak akan bisa dikalahkan seperti yang terjadi pada SARS-CoV pada 2002.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya