Berita

FDA izinkan penggunaan terapi antibodi Regeneron untuk pasien Covid-19/Net

Kesehatan

AS Izinkan Penggunaan Terapi Antibodi Regeneron Untuk Pasien Covid-19

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) telah menyetujui terapi antibodi monoklonal dari Regeneron untuk merawat pasien Covid-19.

Izin tersebut dikeluarkan oleh FDA pada Sabtu (21/11), setelah pembuat obat Regeneron merilis REGEN-COV2, kombinasi dua antibodi buatan laboratorium.

Antibodi tersebut terbukti mengurangi rawat inap pasien Covid-19 dan digunakan untuk merawat Presiden AS Donald Trump.


"Mengotorisasi terapi antibodi monoklonal ini dapat membantu pasien rawat jalan menghindari rawat inap dan mengurangi beban sistem perawatan kesehatan kami," kata komisaris FDA, Stephen Hahn, seperti dikutip Reuters.

Pengobatan antibodi regeneron adalah pengobatan antibodi sintetis kedua yang menerima persetujuan penggunaan darurat dari FDA.

Terapi serupa dikembangkan oleh Eli Lilly juga diberikan izin oleh FDA pada 9 November.

Pengobatan tersebut bekerja dengan mengikat protein permukaan virus SARS-CoV-2 dan menghentikannya menyerang sel manusia.

FDA mengatakan data menunjukkan, Regeneron berhasil mengurangi rawat inap terhadap 799 pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Seiring dengan lampu hijau tersebut, Regeneron mengatakan pihaknya siap untuk memproduksi dosis untuk 80 ribu pasien Covid-19 pada akhir November dan sekitar 300 ribu pasien pada akhir Januari 2021.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya