Berita

Kunjungan Presiden CTA, Lobsang Sangay/Net

Dunia

Sulut Amarah China, AS Undang Presiden Tibet Ke Gedung Putih

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 10:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden pemerintahan Tibet yang mendeklarasikan sendiri, Lobsang Sangay melakukan kunjungan ke Gedung Putih atas undangan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (20/11) tersebut merupakan sejarah karena Sangay adalah pemimpin Central Tibetan Administration (CTA) pertama dalam 60 tahun yang melakukan kunjungan ke Gedung Putih.

Dalam pernyataan tertulis CTA, kunjungan Sangay ditujukan untuk bertemu dengan Koordinator Khusus AS untuk Masalah Tibet yang baru diangkat, Robert Destro.


"Kunjungan hari ini merupakan pengakuan atas sistem demokrasi CTA dan pemimpin politiknya," demikian bunyi pernyataan tertulis yang dikutip Sputnik.

"Pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini mungkin akan menjadi nada optimis untuk partisipasi CTA dengan para pejabat AS yang lebih formal di tahun-tahun mendatang," sambung pernyataan itu.

Sementara itu, dalam akun Twitter-nya, @Drlobsangsangay, sang presiden mengunggah fotonya di Gedung Putih.

"Merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadi kepala politik pertama dari CTA yang secara resmi memasuki Gedung Putih," cuitnya.

Kunjungan Sangay sendiri diperkirakan akan meningkatkan ketegangan antara Washington dan Beijing yang sudah buruk dengan berbagai isu.

Pasalnya, Tibet merupakan salah satu isu sensitif bagi China, di mana Tentara Pembebasan Rakyat menggulingkan pemerintahan di sana pada 1950.

"Urusan Xizang (Tibet) adalah urusan dalam negeri China yang tidak memungkinkan adanya campur tangan asing," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya