Berita

Pesawat bomber strategis, B-52/Net

Dunia

'Pengganti' Pasukan Yang Ditarik, AS Kirim Bomber B-52 Ke Timur Tengah

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengirim pesawat bomber strategis B-52 ke Timur Tengah seiring dengan rencana Presiden Donald Trump untuk menarik sebagian pasukan dari Afganistan.

Komando Pusat AS dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu (21/11) mengumumkan telah mengerahkan B-52 untuk memperkuat Angkatan Udara AS di kawasan tersebut, mencegah agresi, dan meyakinkan mitra.

Komandan Angkatan Udara AS ke-9, Letnan Jenderal Greg Guillot mengatakan, misi tersebut dilakukan oleh awak udara dengan pemberitahuan singkat.


"Misi ini membantu awak pesawat bomber mendapatkan keakraban dengan wilayah udara dan komando kawasan," kata Guillot.

"Fungsi kontrol memungkinkan mereka untuk berintegrasi dengan teater AS dan aset udara mitram meningkatkan kesiapan keseluruhan pasukan gabungan," sambungnya.

Pengerahan B-52 dilakukan seiring dengan pengumuman Trump pada Selasa (14/11) untuk menarik pasukan AS di Afganistan dan Irak pada 15 Januari. Nantinya, AS hanya akan memiliki 2.500 pasukan di Afganistan.

Selain itu, pada Sabtu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga melakukan kunjungan ke Qatar, di tengah negosiasi perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afganistan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya