Berita

Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed/Net

Dunia

Tolak Mediasi Uni Afrika, PM Abiy Teguh Ingin Tangkap Para Pemimpin TPLF

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 06:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ethiopia menolak upaya Uni Afrika untuk menengahi konflik dengan Front Pembebesan Rakyat Tigray (TPLF).

Pada Jumat (20/11), Uni Afrika telah menunjuk mantan  presiden Joaquim Chissano dari Mozambik, Ellen Johnson Sirleaf dari Liberia dan Kgalema Motlanthe dari Afrika Selatan sebagai utusan khusus untuk mengupayakan gencatan senjata dan perundingan mediasi di Ethiopia.

Tetapi Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed menolak bantuan tersebut dengan menyebut ingin menangkap para pemimpin TPLF sebelum berunding.


"Berita yang beredar bahwa utusan akan melakukan perjalanan ke Ethiopa untuk menengahi pemerintah dan unsur kriminal TPLF adalah palsu," kata pemerintahan Abiy pada Sabtu (21/11), seperti dikutip Reuters.

Lebih lanjut, pemerintah mengatakan pihaknya juga telah merebut kota lain dari TPLF. Mereka menyebut akan segera mencapai Mekelle setelah merebut berbagai kota di sekitarnya, termasuk Adigrat.

Lebih dari dua pekan lalu, Abiy mengumumkan kampanye menyerang TPLF. Ia menuding para pemimpin Tigrayan memberontak melawan otoritas pusat dan menyerang pasukan federal di Kota Dansha.

Tigrayan sendiri telah berjanji akan membalas setiap serangan yang diberikan oleh musuh.

Sejak konflik meletus pada 4 November, kemungkinan ribuan orang telah meninggal dan lebih dari 30 ribu lainnya mengungsi, melarikan diri ke Sudan.

Di sisi lain, Eritrea juga menyangkal tuduhan TPLF bahwa mereka telah mengirim tentara ke perbatasan untuk mendukung serangan Abiy terhadap pasukan Tigrayan, yang juga merupakan musuh lama Eritrea.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya