Berita

Prof Kusnandi Rusmil/Net

Nusantara

Prof. Kusnadi Rusmil, Sosok Ketua Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 20:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pandemi Covid-19 di tanah air hingga kini belum menunjukan akan segera berakhir. Tak hanya di Indonesia, di berbagai belahan bumi lainnya korban virus asal Wuhan itu jumlahnya terus meningkat.

Berbagai negara sudah mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi pandemi tersebut mulai dari mencari obat penawar, melakukan swab test massal, mengimbau memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak hingga tindakan ekatrim seperti yang dilakukan China, menerapkan kebijakan Lockdown.

Sayangnya semua upaya tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Bahkan gelombang ke-2 dan gelombang ke-3 pandemi tersebut makin mengkhawatirkan.


Para ahli meyakini solusi paling jitu dalam menghentikan pandemi ini adalah dengan membuat vaksin yang bisa memberi manusia kekebalan terhadap virus corona baru tersebut.

Hal itu pula yang tengah diupayakan pemerintah saat ini. Selain mengerahkan para ahli dalam membuat vaksin secara domestik, pemerintah pun bekerjasama dengan negara-negara lain.

Berbagai vaksin yang dibuat ahli-ahli luar negeri di evaluasi dan di uji coba untuk kemudian di produksi masal dan di suntikan secara masal kepada masyarakat umum di tanah air.

Putra-putra terbaik bangsa di bidang peneliti vaksin dikumpulkan dalam satu tim ahli untuk bekerjasama dengan BUMN yang bergerak di bidang farmasi Bio Farma.

Kantor Berita RMOLJabar berkesempatan bertemu salah satu Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran yang dipercaya jadi Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19. Dia adalah Prof Kusnandi Rusmil.

Pria kelahiran Payakumbuh, itu kini jadi tumpuan harapan segenap rakyat Indonesia untuk segera terbebas dari ancaman virus asal China itu.

Jika saatnya, tim yang dipimpin Prof Kusnadi berhasil memastikan vaksin yang saat ini sedang diujicoba efektif dan aman, maka ketidakpastian dan krisis multidimensi yang saat ini melilit bangsa bisa segera diakhiri.

Setiap orang bisa kembali menjalani aktivitas sehari-harinya secara normal karena sudah mendapat vaksin yang di siapkan oleh Prof Kusnadi saat ini.

Sektor bisnis kembali beroperasi normal, para buruh kembali bekerja, siswa-siswa bisa kembali ke bangku sekolahnya  dan para guru pun mengajar kembali bisa mengajar muridnya secara tatap muka. Perekonomian negara pun bisa segera pulih.

Prof Kusnandi menegaskan bahwa tim uji klinis vaksin Covid-19 di Unpad mengikutsertakan banyak ahli kedokteran dan penasehat medis. Total ada 102 tim medis yang ikut serta.

“Moga-moga kami dapat berhasil,” kata Profesor yang juga fans berat klub sepakbola asal Spanyol, Barcelona.

Dalam Upacara Peringatan Dies Natalis ke 63 tersebut, Prof Kusnandi Rusmil bersama Direktur Operasi Bio Farma M. Rahman Roestan menerima Anugerah Padjadjaran Utama.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya