Berita

Militer memasuki distrik Aghdam/Net

Dunia

Militer Ambil Alih Distrik Agdam, Presiden Aliyev: Ini Kemenangan Besar Azerbaijan

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 05:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Azerbaijan telah memasuki distrik Agdam, salah satu wilayah di Nagorno-Karabakh. Presiden Azerbaijan menyatakan bahwa pasukannya telah menguasai wilayah itu, yang telah diserahkan oleh Armenia sesuai dengan perjanjian gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran.

"Hari ini, dengan perasaan bangga yang tak ada habisnya, saya memberi tahu orang-orang saya tentang pembebasan Agdam," kata Ilham Aliyev dalam pidatonya dengan suka cita.  

"Agdam adalah milik kita!" ujar Aliyev.


Aliyev menyebutkan bahwa pada Jumat (20/11) Azerbaijan mengambil alih wilayah Agdam tanpa satu tembakan (tembakan) atau kerugian. Aliyev mengatakan itu adalah sebuah kesuksesan politik yang besar yang tidak akan mungkin terjadi tanpa keuntungan militer.

“Azerbaijan bisa mencapai apa yang diinginkannya di arena politik setelah meraih kemenangan gemilang di medan perang,” katanya.

Kerumunan orang yang membawa bendera nasional berkumpul di ibu kota Azerbaijan, Baku, untuk merayakan penyerahan Agdam saat Aliyev mengumumkan rencana besar untuk distrik tersebut.

Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Rusia minggu lalu, menetapkan bahwa Armenia menyerahkan kendali atas beberapa wilayah di Nagorno-Karabakh ke Azerbaijan.

Selain batas waktu hari Jumat untuk menyerahkan Agdam, Armenia juga akan menyerahkan distrik Kalbajar yang berada di antara Nagorno-Karabakh dan Armenia pada 25 November, juga distrik Lachin pada 1 Desember mendatang.

Penduduk desa yang tinggal di Agdam diberi waktu beberapa hari untuk meninggalkan rumah mereka.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya