Berita

Foto ilutrasi/Net

Nusantara

Rentan Stres Saat Pandemi, Umat Islam Disarankan Perbanyak Shalat Dan Zikir

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 14:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia memberikan efek nyaris pada setiap sendi kehidupan manusia. Mulai dari tekanan ekonomi, kehidupan sosial, hingga kondisi kejiwaan terasa sangat terdampak.

Di Indonesia, tidak terasa sudah delapan bulan lebih kita dirundung pandemi yang tak juga kelihatan ujungnya. Selama pandemi berlangsung, aktivitas berkurang drastis lantaran dibatasi dengan berbagai protokol kesehatan.

Banyak orang yang menjadi rentan terhadap stres menghadapi berbagai persoalan hidup yang diakibatkan oleh kondisi ini. Padahal, stres di tengah kondisi seperti ini akan membuat lebih rentan jatuh sakit.


Stres di kala pandemi pada dasarnya sangat lumrah. Namun jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat melemahkan sistem imun. Akibatnya, lebih rentan sakit. Dalam jangka panjang, stres yang tak dikelola dengan baik dapat menyebabkan penyakit-penyakit antara lain, darah tinggi, gangguan jantung, diabetes, dan masih banyak lagi.

Haryo Prabowo selaku pemilik aplikasi Bisaquran.com mengatakan bagi umat Islam, mengelola stres dapat dilakukan dengan memperbanyak shalat dan berzikir kepada Allah SWT. Shalat merupakan ibadah yang paling dimuliakan oleh Allah SWT, karenanya menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk menjalankannya.

Namun, tidak hanya sampai di situ, shalat dan mengingat Allah SWT membuat perasaan kita menjadi lebih tenang sehingga memberikan dampak positif bagi pikiran dan tubuh.

Pada banyak penelitian modern, gerakan-gerakan shalat disebut mempunyai efek yang sama dengan gerakan yoga. Gerakan-gerakan tersebut mampu memberikan efek terapi pada tubuh yang sangat bermanfaat untuk meremajakan seluruh mekanisme tubuh. Lebih jauh, gerakan shalat menenangkan hati siapapun yang menjalankannya.

"Karenanya pada saat pandemi seperti sekarang ini, jangan tinggalkan shalat. Akan lebih baik lagi jika anda juga menjalankan shalat-shalat sunah lain, seperti shalat dhuha atau shalat sunnah sebelum dan setelah shalat fardu," kata Haryo Prabowo, di Jakarta, Jumat (20/11).

Selain itu, umat Islam juga disarankan untuk banyak berzikir atau mengingat Allah SWT. Salah satunya dengan membaca dan merenungi nama-nama Allah SWT dalam asmaul husna.

Mengingat Allah SWT melalui nama-namaNya memberikan dampak ketenangan hati bagi yang menjalankannya. Hal ini termaktub dalam Surah Ar-Rad ayat 28 yang berbunyi "Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram".

"Saat ini, membaca dan merenungi asmaul husna bisa dilakukan lewat ponsel pintar anda," ucap Haryo Prabowo.

Seperti yang disediakan oleh Tafsirweb.com. Situs ini menyediakan sarana pembelajaran asmaul husna beserta artinya dan tafsir Al-Qur'an secara lengkap dan praktis.

Tafsirweb menyediakan bacaan asmaul husna lengkap yakni, asmaul husna arab dan latin untuk memudahkan yang baru mulai belajar membaca Al-Qur'an. Selain itu tersedia pula jadwal shalat lengkap yang waktunya sudah disesuaikan untuk semua kota-kota di Indonesia, sehingga menjadi pengingat agar menjaga shalat tepat waktu.

"Website Tafsirweb.com memberikan akses untuk mempelajari tafsir, asmaul husna dan jadwal shalat," tutup Haryo Prabowo.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya