Berita

Bendera China/Net

Dunia

China Beri Keringanan Utang Hingga Rp 29,7 Triliun Untuk Negara-negara Berkembang

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 12:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah memperpanjang keringanan utang untuk negara-negara berkembang hingga 2,1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 29,7 triliun (Rp 14.100/dolar AS).

Menteri Keuangan Liu Kun mengatakan, angka tersebut adalah nilai gabungan yang diberikan China di bawah kerangka G20 dan tertinggi di antara anggota kelompok tersebut, seperti dimuat Reuters.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat (20/11), Liu mengatakan, Badan Kerjasama Pembangunan Internasional China dan Bank Ekspor-Impor China telah menangguhkan pembayaran layanan utang dari 23 negara, senilai total 1,353 miliar dolar AS.


Bank Pembangunan China juga telah menandatangani perjanjian dengan negara berkembang yang melibatkan 748 juta dolar AS pada akhir September.

Sementara itu, laporan Bank Dunia menunjukkan, utang negara-negara termiskin kepada negara-negara G20 mencapai 178 miliar dolar AS pada 2019. Sebanyak 63 persen dari angka tersebut merupakan utang ke China.

Amerika Serikat (AS), China, dan negara-negara G20 lainnya telah menawarkan bantuan kepada negara-negara termiskin di dunia, banyak di antaranya berada di Afrika. Bantuan tersebut diberikan setidaknya pada 2021.

Liu menegaskan, China bersedia meningkatkan bantuan keuangan untuk negara-negara berkembang dan pihak-pihak yang terpukul oleh pandemi.

Beijing juga akan memprioritaskan pasokan vaksin Covid-19 ke negara-negara miskin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya