Berita

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengunjungi Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan/Net

Dunia

Seakan Mendorong Israel Lanjutkan Pembangunan Pemukiman Ilegal, Liga Arab Kutuk Kehadiran Pompeo Di Tepi Barat

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 08:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Liga Arab mengutuk kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) ke Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit pada Kamis (19/11) mengatakan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap legitimasi internasional.

"(Tindakan itu) mendorong pemerintah sayap kanan Israel untuk melanjutkan pembangunan pemukiman ilegalnya, yang dianggap sebagai hambatan terbesar bagi perdamaian berdasarkan solusi dua negara," sambung Gheit, seperti dikutip Sputnik.


Gheit menegaskan, kunjungan Pompeo tidak akan mengubah status tanah Palestina yang telah diakui secara internasional.

Senada dengan Gheit, jurubicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Abu Rudeineh mengatakan, kunjungan Pompeo merupakan bentuk pembangkangan terhadap semua resolusi internasional yang telah disepakati.

Ia pun menyoroti upaya AS yang akan mengakui semua barang yang berasal dari pemukiman Yahudi di Tepi Barat sebagai barang Israel, di mana upaya tersebut dilakukan untuk menghentikan boikot terhadap produk dari sana.

"Langkah pemerintah AS untuk memberi label produk yang diimpor dari pemukiman kolonial Israel tidak akan melegitimasi pemukiman tersebut, yang akan hilang cepat atau lambat," kata Rudeineh.

Pompeo sendiri melakukan kunjungan ke Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari tur-nya ke Eropa dan Timur Tengah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya