Berita

Pjs Walikota Semarang Tavip Supriyanto/RMOLNetwork

Kesehatan

Kasus Covid-19 Di Semarang Diklaim Terus Melandai

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 20:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus positif Covid-19 di Kota Semarang mulai melandai.

Menurut Pjs Walikota Semarang Tavip Supriyanto, dua hari terakhir jumlah kasus menurun hingga 530-an kasus. Beberapa klaster yang terjadi usai libur panjang juga sudah teratasi.
 
"Sekarang tinggal klaster keluarga dan kemarin juga lakukan tracking klaster perusahaan dan semua masyarakat harus tetap lakukan prokes secara ketat. Makanya kemarin tim yustisi kita arahkan ke kantor pemerintahan dan swasta,” jelas Tavip seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (19/11).
 

 
Bahkan tingkat kesembuhan pasien juga dilaporkan meningkat. Dalam sehari, pasien positif yang keluar dari Rumah Dinas Walikota mencapai sekitar 40 orang.
 
"Tingkat kesembuhan bagus, terutama di rumah dinas ini hampir 30-40 orang setiap hari yang sembuh. Jadi meski ada yang masuk tapi yang sembuh juga banyak,” imbuhnya.
 
Meski sudah menurun, ia tetap mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk menghindari kerumunan atau social distancing.

Selain itu, operasi yustisi juga terus digencarkan untuk menekan angka penyebaran, bahkan saat ini lebih difokuskan pada area perkantoran, baik pemerintahan maupun swasta.
 
"Kantor swasta akan kami yustisi ke sana, termasuk kerumunan seperti PKL akan kita evaluasi. Anggaran untuk rapid test selalu kita siapkan, jadi bisa dilakukan saat operasi yustisi. Kalau reaktif ya langsung kita swab, kalau positif kita tracking lalu bawa ke rumah dinas untuk karantina,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya