Berita

Zeena Ali yang mengenakan serangan kepolisian Selandia Baru untuk Muslimah berjilbab/Net

Dunia

Selandia Baru Pamerkan Seragam Polisi Khusus Untuk Muslimah Berjilbab

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 11:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru memamerkan seragam resmi baru untuk polisi Muslimah yang berjilbab.

Dimuat Arab News, seragam tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak Muslimah untuk bergabung dengan kepolisian.

Adapun, seragam tersebut saat ini dirancang khusus untuk Zeena Ali, seorang perwira polisi pertama yang mengenakan jilbab.


Ali merupakan anggota pasukan pertama yang mendapatkan pangkatnya setelah serangan teror Christchurch.

"Saya sedang berlatih untuk masuk dinas polisi ketika serangan teror Christchurch terjadi," kata Ali.

Ia menuturkan, Royal New Zealand Police College juga berupaya mengatur makanan halal dan menyediakan ruang shalat untuknya selama pelatihan.

Ali mengatakan, dia telah mengambil bagian dalam proses mendesain seragam polisi jilbab.

"Saya senang polisi berusaha keras untuk memastikan jilbab yang saya miliki memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan serta kebutuhan pribadi saya," lanjut dia.

Sebelum Selandia Baru, Kepolisian Metropolitan London Inggris telah memperkenalkan seragam berjilbab pada 2001, diikuti oleh kepolisian Skotlandia 15 tahun kemudian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya