Berita

Pesawat nirawak MQ-9B Reaper/Net

Dunia

Senator AS Akan Blokir Penjualan Senjata Ke UEA, Khawatir Digunakan Untuk Konflik Yaman

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 08:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekelompok senator Amerika Serikat (AS), baik dari Partai Demokrat maupun Republik, berupaya untuk menghentikan penjualan senjata senilai lebih dari 23 miliar dolar AS ke Uni Emirat Arab (UEA).

Pemblokiran tersebut dipimpin oleh Senator Bob Menendez dan Chris Murphy dari Partai Demokrat, serta Senator Rand Paul dari Partai Republik.

Pada Rabu (18/11), ketiganya membuat empat resolusi baru agar Departemen Luar Negeri mempertimbangkan kembali penjualan tersebut, seperti dilaporkan Reuters.


Sementara itu menurut Politico, anggota parlemen Ilhan Omar juga berencana untuk mengeluarkan UU serupa di DPR.

Dalam sebuah pernyataan, Menendez yang merupakan anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat mengaku khawatir jika penjualan senjata ke UEA dapat digunakan untuk memperburuk konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

"Ada sejumlah kekhawatiran yang luar biasa... Akibatnya, Kongres sebagai pengawas sekali lagi turun tangan untuk menghindari menempatkan keuntungan di atas keamanan nasional, serta untuk mencegah perlombaan senjata baru di Timur Tengah," jelas dia.

Paket penjualan senjata ke UEA yang bernilai lebih dari 23 miliar dolar AS sendiri meliputi 18 unit drone MQ-9B Reaper, 50 unit jet tempur F-35, hingga berbagai amunisi lainnya.

Dimuat Sputnik, sebagai pihak yang terlibat dalam konflik di Yaman, UEA dikhawatirkan menggunakan senjata dari AS untuk memperburuk konflik di sana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya