Berita

Pegawai Norwegian Air melakukan aksi demonstrasi di depan gedung parlemen di Oslo/Net

Dunia

Pemerintah Enggan Suntik Dana Bantuan, Pegawai Norwegian Air Demo Di Depan Gedung Parlemen

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 08:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 100 orang pegawai Norwegian Air melakukan aksi demonstrasi setelah pemerintah menolak memberikan suntikan dana bantuan bagi maskapai tersebut.

Memakai seragam perusahaan, mereka melakukan aksi di depan gedung parlemen di Oslo pada Rabu (18/11).

Terluka akibat pandemi adalah situasi yang terjadi pada semua maskapai penerbangan di dunia. Norwegian Air sendiri telah meminta pengadilan Irlandia untuk mengawasi restrukturisasi utangnya agar tetap bisa bertahan.


Perusahaan memilih proses di Irlandia karena aset pesawat tersimpan di sana.

Tetapi pada pekan lalu, pemerintah Norwegia menolak permohonan maskapai untuk menyuntikan dana bantuan.

Alhasil, perusahaan mengumumkan pihaknya terpaksa menghentikan operasi pada awal 2021 yang membuat karyawan terpukul.

"Tujuan utama (kami) di sini adalah untuk keluar dari proses ini dalam waktu dekat, dengan perusahaan mendapat 'investasi'," ujar CFO Norwegian Air, Geir Karlsen, seperti dimuat Reuters.

Norwegian Air merupakan maskapai bertarif rendah terbesar ketiga di Eropa dan maskapai asing terbesar yang melayani New York dan kota-kota besar Amerika lainnya.

Hingga akhir September, utang dan kewajiban perusahaan mencapai 7,4 miliar dolar AS.

Untuk mengurangi biaya, Norwegian Air sudah mengurangi operasinya secara drastis. Dari 140 pesawat, hanya enam yang digunakan untuk rute domestik di tengah pandemi Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya