Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Kesehatan

Jokowi Mau Vaksin Corona Yang Akan Digunakan Di Indonesia Harus Masuk Daftar WHO

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 10:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia, diminta Presiden Joko Widodo, harus dipastikan sudah masuk daftar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal itu disapaikan Kepala Negara saat mengunjungi acara 'Simulasi Vaksinasi Covid-19' di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor, Rabu (18/11).

"Semua vaksin yang kita pakai harus masuk list-nya (daftar) WHO. Ini wajib, harus masuk ke list-nya WHO," ujar Jokowi.


Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo itu menyebutkan target mendatangkan vaksin Covid-19 dari sejumlah perusahaan luar negeri yang sudah masuk daftar WHO. Di mana, pemerintah mengupayakan vaksin masuk Indonesia pada akhir bulan ini.

"Kita berharap vaksin ini datang di akhir bulan November ini. Kita berusaha," tuturnya.

Jikalau target kedatangan vaksin tidak bisa terlaksana akhir bulan November ini, Jokowi memprediksi di bulan depannya sudah bisa diterima pemerintah.

"Kalau tidak bisa (bulan November masuk Indonesia), berarti masuk ke bulan Desember. Baik itu dalam bentuk vaksin jadi maupun dalam bentuk nantinya bahan baku yang akan diolah Biofarma," demikian Joko Widodo.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya