Berita

Ilustrasi Pilkada/Net

Nusantara

Diduga Manfaatkan Bansos Untuk Kampanye Istrinya, Bupati Blora Diperiksa Bawaslu

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 01:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bupati Blora Djoko Nugroho, hadir ke kantor Bawaslu Kabupaten Blora untuk memenuhi panggilan klarifikasi.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, Djoko Nugroho diklarifikasi terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran negara dengan melakukan bagi-bagi bantuan bencana yang berisi masker dan kalender bergambar istrinya, Umi Kalsum, yang maju sebagai calon Bupati Blora pada Pilkada tahun ini.

"Kami melakukan pemanggilan terhadap Bupati Blora untuk klarifikasi atas dugaan memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye istrinya, ini dilaporkan ke Bawaslu," kata Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyunan, Selasa (17/11) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.


Setelah diklarifikasi, Djoko membantah dirinya melakukan pelanggaran kampanye.

Bupati mengatakan tidak tahu soal adanya kalender dan masker bergambar istrinya yang berada di dalam bingkisan bantuan sembako yang akan dibagikan ke masyarakat desa Kutukan.

"Ya saya tidak tahu soal itu, saya juga kaget kok tiba-tiba ada kalender. Yang jelas acara itu niat murni membagikan bantuan kepada warga," ungkapnya

Lebih jauh bupati mengatakan, situasi di lokasi saat itu, sudah ramai dipenuhi warga. Dia membagikan bantuan secara simbolis saja.

"Sudah ramai itu di situ, saya bahkan sampai tidak tahu mana warga yang menjadi korban. Bantuan saya bagikan secara simbolis, sudah. Soal kalender saya tidak tahu," sambungnya.

Tak hanya memanggil Djoko Nugroho, Bawaslu juga memanggil beberapa pejabat di antaranya Camat Randublatung dan Kabag Humas Pemkab Blora, untuk dimintai keterangan perihal dugaan pelanggaran kampanye tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya