Berita

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto/RMOL

Politik

Dicecar Soal Vaksin, Begini Penjelasan Terawan

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 18:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hingga saat ini keberadaan vaksin untuk program vaksinasi pemerintah belum tersedia.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat dicecar Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja pada Selasa (17/11).

Menkes Terawan mengaku tidak bisa menjelaskan perihal ketersediaan vaksin saat ini karena dalam vaksinasi, ada beberapa lembaga dan kementerian yang turut terlibat.


“Menyangkut kapan waktunya dan sebagainya itu akan terjawab dengan grand design karena terkait izin bendera start dimulai. Tapi sebagai tanggung jawab, saya siapkan sarana prasarana peralatan supaya kita bisa laksanakan (vaksinasi),” ucap Terawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11).

Dia mengatakan, vaksin yang tersedia saat ini yakni vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma. Namun vaksin tersebut belum tersedia di Indonesia.

“Sampai sekarang ini vaksin yang ada untuk uji klinis 3. Yang lain memang belum datang, belum ada. Karena belum datang, saya belum bisa ngomong apa-apa. Semuanya masih rencana," jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya masih menunggu data dan realisasi anggaran untuk menyediakan vaksin di Indonesia.

“Kita menunggu dulu nanti kejelasan (vaksin) karena semua berbasis bukti atau fakta. Nanti juga menyangkut anggaran dan bagaimana realisasinya supaya tidak salah. Kita beli sesuatu harus kita pertanggungjawabkan juga,” tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya