Berita

State Counsellor Myanmar, Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Aung San Suu Kyi: Myanmar Akan Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Pemilu

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 16:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Myanmar harus bersiap untuk menghadapi lebih banyak kasus Covid-19, khususnya setelah menggelar pesta demokrasi di mana jutaan orang pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pekan lalu.

Demikian peringatan yang diberikan oleh State Counsellor Aung San Suu Kyi dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Selasa (17/11).

Ia mengatakan, walaupun protokol kesehatan ketat diberlakukan saat pemilu, lonjakan infeksi Covid-19 tidak dapat dikesampingkan.


"Saat ini kita perlu mewaspadai sepenuhnya fakta bahwa ada pertemuan selama pemilihan. Orang-orang sangat menyadari fakta ini. Oleh karena itu, tingkat penularan pasti akan meningkat," tuturnya, seperti dikutip CNA.

Lebih lanjut, ia menyebut, pihak berwenang juga telah menemukan penyebaran infeksi hingga ke Ayeyawady dan Bago.

Aung San Suu Kyi mengatakan, meski antusiasme pemilu besar, tetapi warga tidak boleh melanggar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Data dari Worldometers menunjukkan, Myanmar sudah melaporkan lebih dari 70 ribu kasus Covid-19 dengan 1.599 kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya