Berita

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/RMOLBanten

Nusantara

Pelecehan Seksual Di Facebook, Saraswati Dicecar 27 Pertanyaan Oleh Penyidik Polres Tangsel

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 16:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon walikota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo penuhi panggilan penyidik Polres Tangsel atas laporan pelecehan seksual di media sosial Facebook.

Kuasa Hukum Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Maulana Bungaran turut mendampingi pemanggilan Saraswati ke Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (17/11).

Maulana menjelaskan, dalam pemanggilan pertama itu, selama satu jam Saraswati dicecar 27 pertanyaan oleh penyidik Polres Tangsel terkait kasus pelecehan seksual yang dialami Saraswati di grup Facebook Tangsel Rumah dan Kota Kita.


"Diambil keterangan ada 27 pertanyaan pada intinya seputar akun tersebut, dipositing di mana, tahunya dari mana, apa yang dialami, dampaknya bagaimana, intinya pemeriksaan berjalan lancar," ujar Maulana usai pemeriksaan.

"Kami apresiasi penyidik Polres Tangsel cepat dan responsif terhadap penyelidikan tersebut," imbuhnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Lanjutnya, setelah pemanggilan Saraswati, penyidik akan memanggil saksi-saksi terkait pelecehan seskual di media sosial facebook.

"Ini baru pemeriksaan pelapor, ke depan penyidik memeriksa saksi-saksi lain. Termasuk pihak yang mengetahui itu, yang melakukan scren capture, soft copy, mungkin handphone dari para saksi, penyidiklah yang lebih tahu terkait ini," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Saraswati bersyukur laporan pelecehan seksual cepat ditangani oleh penyidik Polres Tangsel.

"Ya tentunya kami bersyukur saja sebenernya bahwa penindakannya cukup cepat, jadi kami bisa memberikan sesuai apa yang sudah kami laporkan minggu lalu. Ini contoh mereka penyidik dari kepolisian menanggapi serius kasus seperti ini (pelecehan seksual) dan saya mengapresiasi," terang Saraswati.

Disinggung mengenai siapa pemilik akun Bang Djoel yang sudah melecehkan dirinya, Saraswati menyerahkan semuanya ke penyidik Polres Tangsel.

"Tentunya harus kami tunggu dari penyidik hasilnya seperti apa, karena tentunya dari mereka yang memberikan bukti tersebut. Kami hanya melaporkan bahwa akun tersebutlah yang memposting," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya