Berita

Jalan menuju Artsakh/Net

Dunia

Ratusan Pengungsi Armenia Telah Kembali Ke Artsakh Dengan Aman

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pengungsi secara bertahap telah kembali ke desa yang mereka tinggali selama perang paling mematikan yang meletus pada 27 September.

Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, yang tergabung dalam misi perdamaian Rusia di wilayah Nagorno-Karabakh, membantu pemulangan itu. Mereka melaporkan sebanyak 482 pengungsi tiba di Stepanakert pada Senin (16/11), sehingga secara keseluruhan total pengungsi yang telah pulang ke kampung halaman masing-masing berjumlah lebih dari 1.200 orang.

“Pada 16 November 2020, 482 pengungsi kembali ke Nagorno-Karabakh. Sebanyak 19 bus itu mengikuti rute Yerevan-Stepanakert, dengan didampingi kontingen penjaga perdamaian Rusia dan dinas patroli polisi militer," ujar pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutio dari News Arm, Selasa (17/11).
'

'
"Para pengungsi kini telah tiba di Stepanakert. Prajurit Rusia memastikan keamanan bus di sepanjang jalur kontak bagi warga sipil yang damai untuk kembali ke rumah mereka di Stepanakert,” lanjut bunyi siaran pers itu.

Komandan Pasukan Penjaga Perdamaian Rusia di Artsakh, Letnan Jenderal Rustam Muradov, mengatakan akan dimulai perbaikan bagi jalan-jalan menuju Artsakh dan sebaliknya, yang rusak karena perang.

Pemimpin Artsakh, Harutyunyan, mengatakan pemerintah akan memastikan keamanan komunikasi dan transportasi.

"Mulai 17 November, jalan raya Stepanakert-Berdzor-Goris akan mulai beroperasi dengan aman," katanya.

Menurut kesepakatan yang dicapai, jalan raya Martakert-Karvachar-Vardenis juga akan beroperasi setidaknya hingga 25 November.

“Bekerja sama dengan otoritas Republik Artsakh dan Komando Pasukan Penjaga Perdamaian Rusia, upaya maksimal sedang dilakukan untuk memastikan keamanan komunikasi transportasi penduduk Artsakh dengan dunia luar. Warga kami sudah bisa merasa aman dan kembali ke rumah masing-masing,” kata Harutyunyan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya