Berita

Rahayu Saraswati/Repro

Nusantara

Atasi Masalah Korupsi Di Tangsel, Begini Tawaran Ide Rahayu Saraswati

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 03:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menjawab masalah yang berkiatan dengan isu korupsi, calon wakil walikota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo memiliki sistem untuk menindak segala bentuk rasuah.

"Akibat masalah isu korupsi ini, membuat banyak potensi Tangsel terhambat dan banyak pembangunan daerah menjadi tersendat," terang Saraswati seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Senin (16/11).

Saraswati mengaku, dirinya saat menjadi anggota legislatif, merupakan member aktif organisasi Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC).


GOPAC kata adalah organisasi yang didirikan di Ottawa, Kanada. Di sana dikumpulkan ratusan anggota parlemen antar negara beserta pengamat kelas dunia untuk berkolaborasi melawan korupsi dan menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Cukup banyak hal yang saya pelajari saat aktif di organisasi ini, dan saya yakin sangat berguna untuk diaplikasikan bila saya menjadi seorang eksekutif pemerintahan," ujar Saraswati.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegasan apabila Babeh Muhamad (Muhamad) sebagai calon Walikota dan dirinya (Saraswati) sebagai Wakil Walikota terpilih prioritas akan memberantas kasus korupsi di Tangsel.

Selain itu, Muhamad-Saraswati akan mengedepankan sistem pencegahan sehingga para oknum tidak akan dapat melakukan korupsi.

"Konkretnya langkah tersebut dilakukan dengan membangun sistem yang transparan dan akuntabel untuk mencegah kasus-kasus korupsi seperti yang telah terjadi sebelumnya," ujar Saraswati.

Saraswati pun mengajak warga Tangsel yang bosan dengan korupsi untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS pada tanggal 9 Desember  2020.

"Jangan sia-siakan kesempatan ini," demikian Saraswati.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya