Berita

Militer di dekat Kantor Parlemen Artsakh di Stepnakert/Net

Dunia

Jubir Artsakh Kritik Imbauan Harutyunya Yang Minta Warga Kembali Ke Desa: Rumah Mereka Di Nagorno-Karabakh Hancur, Mereka Akan Tinggal Di Mana?

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan penasihat kepresidenan, Tigran Abrahamyan, mencemaskan seruan yang dilakukan pemimpin Artsakh Araik Harutyunyan mengenai imbauan agar rakyat Artsakh kembali ke rumah mereka masing-masing pasca genjatan senjata.

Saat perang hebat meletus di bulan September, banyak warga Artsakh di Nagorno-Karabakh yang melarikan diri ke wilayah lain mencari selamat. Mereka mengungsi ke rumah sanak saudara atau ke rumah warga lain.

Seruan untuk kembali pulang yang digemakan Harutyunyan mengundang pertanyaan bagi Abrahamyan, di mana mereka akan tinggal?


"Pertama, mereka pulang ke mana? Ketika perang terjadi, mereka pergi, mengungsi, mencari selamat. Kemudian saat ini tanah mereka, Gadrut atau Kashatag, sudah diserahkan ke Azerbaijan, bagaimana nasib mereka? Di mana mereka akan tinggal, bagaimana?" ujar  Abrahamyan pada halaman media sosialnya, seperti dikutip dari News Arm, Minggu (15/11).

"Kedua, rumah-rumah mereka juga sudah hancur oleh bom dan drone, lantas mereka akan tinggal di mana? Sebelum mengeluarkan seruan pulang, mestinya diperhitungkan dulu. Mereka akan mendengarkan Anda, selagi Anda masih bisa dipercaya, jika tidak.... entahlah saya tidak bisa mengatakannya," katanya lagi.

Ia menekankan bahwa saat ini rakyat tengah mengalami krisis kepercayaan terhadap para pemimpin.

Abrahamyan juga mengingatkan kepada Perdana Menteri Niko Pashinyan, bahwa mestinya sebelum mengeluarkan seruan pulang, pemerintah segera mengorganisir segala keperluan seperti dana dan perusahaan konstruksi. Mereka seharusnya sudah memulai pekerjaan restorasi yang diperlukan di Artsakh segera setelah perjanjian damai dicetuskan.

Abrahamyan mengimbau, restorasi itu penting untuk membuat warga Artsakh bisa memiliki hunian di tanah airnya yang telah dihancurkan dan diserahkan ke Azerbaijan.

“Saya ulangi, agar tidak kehilangan Artsakh sepenuhnya dalam kondisi saat ini, warga Armenia harus tinggal di Artsakh. Untuk ini kita semua harus bertindak sangat cepat, menciptakan kondisi yang diperlukan," kata Abrahamyan.

"Dan yang terpenting, rakyat yakin bahwa mereka bisa hidup di lingkungan yang aman. Dengan begitu, orang akan pulang kembali tanpa perlu diminta. Artsakh kuat dan teguh, dia terikat pada tanahnya. Jangan ragu. Orang Armenia akan terus tinggal di Artsakh," tulisnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya