Berita

Pengunjuk rasa diamankan aparat di Kota Minsk pada Minggu 15 November 2020/Net

Dunia

Belarusia Kembali Rusuh, Lebih Dari Seribu Pengunjuk Rasa Ditangkap

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pusat Hak Asasi Manusia Vesna di Belarusia merilis data terbaru jumlah peserta aksi unjuk rasa yang ditahan pihak keamanan. Ada lebih dari seribu orang yang ditahan di beberapa wilayah terkait aksi demo Belarusia yang berlangsung pada Minggu (15/11).

"Pada hari Minggu, 15 November, unjuk rasa protes terbaru sedang berlangsung di Belarus. Penahanan dimulai di Minsk di daerah Pushkinskaya dan Pritytskogo, tempat para demonstran damai berkumpul. Ada juga laporan penahanan di Novogrudok, Bobruisk, Vitebsk, Gomel, dan Svetlogorsk," kata pernyataan di situs web pusat tersebut, seperti dikutip dari Tass, Senin (16/11).

Pada pukul 0:17, Senin (16/11), daftar tahanan yang dipublikasikan di situs web pusat tersebut betambah menjadi 1.048 orang. Mayoritas para pengunjuk rasa ditahan di Minsk, ada juga laporan tentang penduduk Brest, Bobruisk, Vitebsk, Grodno, Novopolotsk, Mogilev dan kota-kota lain yang ditahan di republik itu.


Unjuk rasa terbaru di Belarus itu sebagai bentuk penghormatan kepada seorang warga Minsk berusia 31 tahun, Roman Bondarenko, yang meninggal pada 12 November. Aksi itu bagian dari apa yang digemakan para pengunjuk rasa sebagai "Square of Change".

Pada 11 November, orang-orang berpakaian preman mendatangi Bondarenko. Setelah bercakap sebentar, mereka membawanya pergi. Belakangan, Bondarenko dilarikan ke rumah sakit. Ada yang menyebutnya pria itu terluka "dalam perkelahian."

Pada 12 November, tiba-tiba dikabarkan Bondarenko meninggal. Tugu peringatan pun dibuat di lokasi di mana Bondarenko terakhir terlihat.

Pada Minggu (15/11) penduduk setempat membawa bunga dan menyalakan lilin untuk mengenan pria yang meninggal secara misterius.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya