Berita

Ustaz Abdul Shomad saat berbincang dengan Karni Ilyas/Repro

Nusantara

Begini Sosok Habib Rizieq Shihab Di Mata Ustaz Abdul Somad

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 02:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ustaz Abdul Somad (UAS) membicarakan banyak hal seputar Habib Rizieq Syihab dan juga dorongan untuk masuk dunia politik.

Mengawali pertanyaan Karni Ilyas, Ustaz Abdul Somad mengaku sejak pagi buta pergi dari Palembang menggunakan pesawat menuju Kota Jakarta untuk menuju Pesantren Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11).

UAS mengungkapkan kisahnya di perjalanan.


Pada awalnya, UAS menggunakan mobil dari Jakarta menuju Bogor. Namun karena jalanan mulai padat, ia beralih menggunakan sepeda motor. Namun karena padatnya situasi di sekitar lokasi, akhirnya ia memilih untuk berjalan kaki menuju Megamendung.

UAS dalam perjalanan, ia menyaksikan banyak ibu-ibu menggendong anaknya berupaya untuk menuju lokasi pesantren milik Habib Rizieq itu.

"Dengan tertatih-tatih sang ibu itu beristirahat beberapa saat dan kemudian melanjutkan perjalanannya," terang UAS Dalam tayangan video pada Kanal Karni Ilyas Club, Minggu (15/11) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

"Bang Karni, perlu diketahui jalan menuju Megamendung itu berkelok-kelok dan cenderung menanjak. Tapi Ibu itu terus melangkah ke lokasi. Padahal mungkin saja di lokasi ibu itu tak bisa melihat Habib Rizieq dari dekat," sambung UAS.

Ibu itu tetap bersemangat untuk bertemu Habib Rizieq dengan berjalan kaki. Padahal tak ada pembagian sembako, tak ada pembagian uang, dan bahkan tak ada makanan untuk dibagikan.

UAS menjelaskan, umat Islam senantiasa diajarkan integritas, kejujuran tentang keadilan dan cara bersikap kepada penguasaa. Namun dalam realita mereka kerap dihadapkan dengan perilaku hipokrit.

Ketika mereka melihat sosok Habib Rizieq, maka mereka menggantungkan harapannya kepada Beliau.

"Jadi tak mengherankan jika ada yang bilang di Airport saat itu beliau dijemput 3 juta orang," ungkapnya.

"Satu sisi orang melihatnya sebagai ulama, satu sisi pejuang keadilan, satu sisi sebagai orang tertindas dan teraniaya, tapi ada satu sisi lainnya sebagai keturunan Rasulullah SAW," kata UAS.

Ketika ditanya persamaan UAS dengan Habib Rizieq, ia menjawab, justru banyak perbedaannya ketimbang persamaannya.

"Kalau dilihat dari berbagai aspek sebenarnya banyak perbedaan. Misalnya dari sisi usia, saya kelahiran 77 beliau 65. perbedaannya 12 tahun. Saya dari (kuliah S1) Mesir. beliau di Ibnu Saud Riyadh. Mesir lebih terbuka, di Riyadh satu mazhab saja. Kemudian dari segi nasab, saya orang biasa, beliu habib, keturunan Nabi muhammad SAW," ungkapnya.

Tapi kemudian ada, lanjut dia, ada titik persamaan.

"Saya senang dengan gerakan amar makruf nahi munkar. Banyaknya di kita amar makruf, tapi saat nahi munkar diam. Sedangkan beliau berani melakukan kedua-duanya. Saya sudah senang sama beliau sebelum tahun 2017," ungkapnya.

"Keberaniaannya menantang. Saya sangat senang," demikian Ustaz Abdul Somad.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya