Berita

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto/Net

Dunia

Menteri Perdagangan: RCEP Masih Terbuka Untuk India

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 15:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Regional Comprehensive Economic Strategis (RCEP) telah ditandatangani oleh 15 negara yang terdiri dari sepuluh negara ASEAN dan lima mitranya, yaitu China, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, dan Australia.

Penandatangan tersebut dilakukan pada akhir KTT ASEAN ke-37 yang digelar secara virtual pada Minggu (15/11) oleh para menteri perdagangan atau menteri terkait lainnya.

Meski ditandatangani oleh 15 negara, RCEP pada awalnya memiliki 16 negara partisipan. Tetapi pada KTT RCEP ke-3 tahun lalu di Bangkok, India telah menarik diri.


Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, para negara anggota lainnya telah memahami keputusan India untuk menarik diri dari proses perundingan, tetapi masih terbuka untuk keikutsertaannya kembali.

"Kita memahami tantangan ekonomi domestik yang sedang dihadapi India, sehingga belum pada posisi untuk kembali ke meja perundingan," kata Agus dalam konferensi pers usai pertemuan.

"Dalam KTT RCEP ke-4, para pemimpin negara sepakat RCEP akan tetap terbuka bagi India bila sudah siap bergabung kembali," tandasnya.

India sendiri menarik diri dikabarkan karena khawatir jika RCEP dapat memicu banyaknya produk impor ke India yang membuat produk dalam negeri kalah saing.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya