Berita

Uni Emirat Arab nyatakan dukungan langkah Maroko atas Sahara Barat/Net

Dunia

Pulihkan Hubungan Baik, UEA Dukung Operasi Militer Maroko Di Sahara Barat

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 08:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (UEA) kembali menggaungkan dukungannya kepada Maroko atas Sahara Barat.

Melalui pernyataan Kementerian Luar Negerinya, UEA mengatakan telah mendukung langkah-langkah Maroko untuk mengamankan pergerakan barang dan orang melalui penyeberangan perbatasan Guerguerat.

"(UEA mendukung) Keputusan Raja Maroko Mohammed VI untuk mengakhiri serangan ilegal (oleh Front Polisario) di zona penyangga Guerguerat dan mengamankan pergerakan komersial dan individu di penyeberangan," begitu kata kementerian yang dikutip Anadolu Agency pada Sabtu (14/11).


Dukungan UEA sendiri disebut-sebut sebagai upaya negara Teluk untuk memulihkan hubungan dengan Maroko yang selama ini diterpa sejumlah masalah regional, termasuk blokade terhadap Qatar, krisis Libya, hingga penarikan Rabbat dari koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman.

Sehari sebelumnya, Jumat (13/11), Maroko melancarkan operasi militer untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai "provokasi serius" oleh Front Polisario di daerah penyeberangan perbatasan.

Sejak 21 Oktober, anggota Front Polisario telah menghalangi jalan truk Maroko melalui penyeberangan ke Mauritania.

Qatar dan Bahrain telah mengumumkan dukungan mereka terhadap langkah Maroko itu di persimpangan Guerguerat.

Diduduki oleh Spanyol hingga 1975, Sahara Barat menjadi subjek perselisihan antara Maroko dan Front Polisario yang didukung Aljazair selama lebih dari empat dekade.

Setelah konflik bertahun-tahun, kedua pihak menandatangani gencatan senjata yang didukung PBB pada 1991.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya