Berita

Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono/Repro

Kesehatan

Ahli Epidemiologi: Kok Tidak Ada Yang Mengingatkan Habib Rizieq Karantina Mandiri?

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 17:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) yang langsung melakukan sejumlah kegiatan pasca kepulangannya dari Arab Saudi mendapat sorotan tajam dari praktisi kesehatan.

Seperti yang disampaikan Ahli Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono. Ia mengkritisi sikap Habib Rizieq yang tak mengindahkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang selama ini terus digaungkan, baik oleh pemerintah, relawan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum.

“Sangat mencemaskan dan saya heran, kok tidak ada yang mengingatkan,” ucap Pandu lewat keterangannya kepada awak media, Jumat (13/11).


Seharusnya, Habib Rizieq melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak tiba di Indonesia pada Selasa lalu (10/11). Namun alih-alih mengisolasi mandiri, Habib Rizieq justru menghadiri sejumlah acara, seperti menghadiri Maulid Nabi di kawasan Tebet, dan dilanjutkan mengisi ceramah di Megamendung Bogor hari ini.

"Karena baru pulang, seharusnya diingatkan. Seharusnya juga dari awal beliau itu diyakini dulu, dia negatif (Covid-19) dan dikarantina beberapa hari, baru kemudian melakukan kegiatan-kegiatan," paparnya.

Pandu menuturkan, Rizieq seharusnya juga bisa berpesan kepada massa pendukungnya untuk tidak berkerumun dan bisa menerapkan protokol kesehatan. "Ini malah didiamkan," tegas Pandu menyudahi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya