Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Keluarkan Perintah, Trump Larang AS Investasi Di 31 Perusahaan China

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 08:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) kembali mengetatkan ikat pinggangnya pada China. Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk melarang entitas AS untuk melakukan investasi di beberapa perusahaan China.

Dalam perintah tersebut, perusahaan-perusahaan yang dimaksud adalah mereka yang dimiliki atau dikendalikan oleh militer China, termasuk perusahaan telekomunikasi China Telecom Corp, Mobile Ltd, dan pembuat peralatan pengawasan Hikvision.

Dikutip Reuters pada Jumat (13/11), langkah tersebut dilakukan untuk mencegah perusahaan investasi AS, dana pensiun, dan lainnya untuk membeli dan menjual saham dari 31 perusahaan China yang ditunjuk oleh Departemen Pertahanan karena didukung oleh militer China awal tahun ini.


Perintah itu akan dimulai pada 11 Januari, di mana investor AS dilarang melakukan transaksi apapun di sekuritas mereka.

Menurut Trump, dalam perintah eksekutifnya, China semakin mengeksploitasi modal AS untuk mengembangkan militer, intelijen, dan keamanan mereka.

Langkah tersebut mengindikasikan Trump, yang dikalahkan oleh penantang dari Partai Demokrat, Joe Biden dalam pemilihan 3 November, berusaha memanfaatkan bulan-bulan terakhir pemerintahannya untuk meningkatkan tekanan terhadap Beijing.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya