Berita

Ilustrasi Hazmat/Net

Nusantara

KPU Jawa Tengah Siapkan Hazmat Di Setiap TPS

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 20:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, telah mengatur skema pencoblosan saat pandemi virus corona baru (Covid-19).

Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat mengatakan, pihaknya menyiapkan skenario seperti memeriksa suhu tubuh pemilih saat masuk, menyediakan cuci tangan dan hand sanitizer.

"Kami juga mengatur jadwal kedatangan pemilih agar tidak terjadi kerumunan, saat mencoblos nanti," kata Yulianto di Semarang, Kamis (12/11), seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.


KPU juga menyiapkan baju hazmat di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS ) di 21 wilayah di Jawa Tengah yang menggelar Pilkada 2020.

Selain itu, Yulianto mengungkapkan KPU Jawa Tengah menambah jumlah bilik suara coblosan.

Alasannya, lanjut dia, agar tidak terjadi antrean panjang.

"Baju hamzat ini untuk berjaga-jaga jika ada pemilih yang 'kecolongan' positif Covid-19. Kemudian dari empat bilik suara tersebut, satu diantaranya merupakan bilik khusus. Bilik tersebut akan digunakan bagi pemilih yang suhunya melebihi 37 derajat celcius saat diperiksa sebelum masuk TPS," terangnya.

Yulianto mengaku pihaknya telah menggelar simulasi di Magelang. Menurutnya, simulasi ini untuk mengetahui bagaimana jalannya protokol kesehatan diterapkan.

"Kami simulasi mengatur jadwal kedatangan pemilih, menghadapi pemilih yang tidak pakai masker kemudian ngeyel, dan lain-lain. Ada juga yang pingsan saat di TPS. Ini agar nanti di hari H, bisa menanganinya," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya