Berita

Vaksin Covid-19 Sputnik V/Net

Dunia

Tak Ingin Kalah Dari Pfizer, Vaksin Covid-19 Sputnik V Rusia Dinyatakan Ampuh Hingga 92 Persen

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

  Rusia tampaknya tidak ingin kalah dari Barat, khususnya setelah vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan BioNTech dinyatakan memiliki keampuhan hingga 90 persen.

Sputnik V, vaksin buatan Gamaleya Research Institute dan Kementerian Pertahanan Rusia, dilaporkan telah menunjukkan kemanjuran hingga 92 persen.

Berdasarkan pernyataan tertulis dari perusahaan pada Rabu (11/11), tingkat kemanjuran tersebut didasarkan pada analisis sementara setelah 21 hari uji coba terhadap sukarelawan yang menerima suntikan pertama.


Dimuat Sputnik, sebanyak 40 ribu sukarelawan mengambil uji klinis fase 3. Sebanyak lebih dari 20 ribu di antaranya baru mendapat suntikan pertama, sementara lebih dari 16 ribu lainnya sudah mencapai suntikan dosis kedua.

"Pada 11 November, tidak ada kejadian merugikan tak terduga yang diidentifikasi sebagai bagian dari penelitian.  Beberapa dari mereka yang divaksinasi mengalami efek samping ringan jangka pendek seperti nyeri di tempat suntikan, sindrom mirip flu termasuk demam, kelemahan, kelelahan, dan sakit kepala," sambung pernyataan tertulis tersebut.

Meski begitu, perusahaan mengatakan, uji coba terhadap sukarelawan akan dilanjutkan selama enam bulan untuk mendapatkan laporan akhir.

Sebelumnya, vaksin buatan Pfizer Amerika Serikat (AS) dan BioNTech Jerman, BNT162b2, dinyatakan memiliki tingkat efektivitas hingga 90 persen.

Tetapi para ilmuwan mengingatkan, hasil uji coba kemungkinan dapat berubah karena karena masih dalam proses.

BNT162b2 sendiri saat ini tengah diujicobakan kepada 43 ribu sukarelawan yang terdiri dari berbagai etnis.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya