Berita

China memberikan peringatan pada AS untuk tidak mendekati Taiwan/Net

Dunia

Jelang Pertemuan Ekonomi AS-Taiwan, China Beri Peringatan Untuk Paman Sam

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 17:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China kembali memberikan peringatan kepada Amerika Serikat (AS) untuk tidak mendekati Taiwan.

Peringatan tersebut muncul pada Rabu (11/11), setelah AS dan Taiwan mengumumkan akan mengadakan pembicaraan mengenai kerja sama ekonomi kedua belah pihak, Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi AS-Taiwan pada 20 November.

Berbicara pada jumpa pers harian di Beijing, jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan mereka menentang setiap pertukaran resmi antara Washington dan Taipei.


"China mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan segala jenis pertukaran resmi atau kontak dengan Taiwan dan berhenti meningkatkan hubungan substantif," kata Wang, seperti dikutip Reuters.

Pemerintah Taiwan mengatakan pihaknya akan mengirim sejumlah delegasi ke Washington yang dipimpin oleh Wakil menteri Urusan Ekonomi, Chen Chern-chy.

"Dialog ini merupakan tonggak penting hubungan ekonomi Taiwan-AS. Ini menunjukkan bahwa Taiwan dan AS akan mengembangkan kerja sama yang lebih dekat dan lebih luas di bawah kemitraan strategis ekonomi global," ujar Wakil Menteri Luar Negeri AS, Keith Krach.

Selama ini, Taiwan telah lama mengupayakan perjanjian perdagangan bebas dengan AS.

"Mungkin ada perubahan dalam pemerintah dan personel AS, tetapi kami yakin akan kelanjutan pengembangan hubungan Taiwan-AS," ujar Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen.

China menganggap Taiwan adalah bagian dari wilayahnya sendiri tanpa hak untuk hubungan formal dengan negara lain.

Pada September, AS membuat China geram dengan kunjungan Krach ke Taipei.

Krach adalah pejabat Departemen Luar Negeri paling senior yang mengunjungi Taiwan dalam empat dekade setelah ditunjuk untuk memimpin dialog ekonomi bilateral baru dengan pulau itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya