Berita

Pengamat Kebijakan Pendidikan UPI, Cecep Darmawan/Net

Nusantara

Pemerintah Didesak Evaluasi Pembelajaran Jarak Jauh

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah diminta untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai alternatif Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19.

Menurut pengamat Kebijakan Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, evaluasi menjadi poin penting yang perlu segera dilakukan pemerintah untuk mengetahui kendala yang terjadi saat pelaksanaan PJJ di berbagai tingkatan pendidikan.

"Sampai saat ini saya juga masih cukup bingung apakah evaluasi itu sudah dilakukan atau belum," ungkap Cecep, Rabu (11/11).


Ia menilai, jaringan internet yang belum mampu menjangkau seluruh wilayah di Jabar menjadi satu di antara berbagai permasalahan yang perlu dibenahi.

Selain, itu terdapat di lingkup masyarakat menengah ke bawah yang kesulitan memberikan gawai kepada anaknya.

"Akhirnya guru harus turun ke lapangan membuat kelompok belajar guna generasi muda bangsa tetap mendapatkan ilmu," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, PJJ menjadi sebuah keniscayaan di tengah kemajuan teknologi, namun perlu perhatian dan peran nyata dari pemerintah agar hasilnya maksimal.

PJJ merupakan metamorfosis pembelajaran yang bisa diterapkan dalam jangka panjang dan sangat bermanfaat bagi generasi penerus bangsa.

"Tetapi jika tidak diawasi dengan bijak, hasilnya tidak akan optimal. Justru malah bisa berdampak buruk terhadap kualitas pendidikan di Jabar bahkan Indonesia," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya