Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu, usai rapat koordinasi PKS bersama seluruh paslon di 8 kabupaten kota di Lampung di Swissbel Hotel/RMOLLampung

Politik

Ada Kader Yang Diam Selama Pilkada, PKS Akan Lakukan Evaluasi

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 14:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengevaluasi kader jika didapati ada yang tidak bergerak untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon (Paslon) kepala daerah yang diusung partai pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, usai Rapat Koordinasi PKS bersama seluruh paslon di 8 kabupaten kota di Lampung di Swissbel Hotel, Selasa (10/11).

Ia meminta seluruh paslon untuk totalitas melakukan sosialisasi satu bulan jelang pencoblosan. Syaikhu juga menginstruksikan seluruh kader PKS untuk bergerak menjemput kemenangan.


Ia melanjutkan, pihaknya tidak membedakan cakada yang merupakan kader PKS dan bukan kader, lantaran sudah berkomitmen untuk mendukung PKS tahun 2024 mendatang jika menang.

"Kita intruksikan seluruh kader dan struktur bergerak, kita akan evaluasi dalam satu bulan ini mana kader dan struktur yang sungkan untuk bergerak, mengapa seperti itu," bebernya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Selama masa kampanye ini, Ahmad Syaikhu juga mengimbau cakada untuk lebih mengutamakan metode kampanye secara virtual melalui media sosial. Ini menjadi komitmen PKS dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19.

"Karena melalui virtual ini, PKS sudah menerapkan saat Maulid PKS bisa dihadiri 243 ribu melalui virtual. Begitu juga nanti musyawarah nasional. Saya kira ini harus menjadi salah satu kreativitas yang harus dilakukan oleh para calon yang diusung oleh PKS," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya