Berita

Vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac/Net

Kesehatan

Ada Efek Samping Serius, Uji Klinis Vaksin Sinovac Di Brasil Ditangguhkan

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengawas Kesehatan Nasional (ANVISA) telah menangguhkan uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac.

Pengumuman penangguhan dilakukan pada Senin (9/11), menyusul adanya temuan efek samping serius pada 29 Oktober lalu.

"Badan Pengawas Kesehatan Nasional, ANVISA, sementara waktu menangguhkan pengujian vaksin China, Coronavac, terhadap manusia karena 'efek samping yang serius'," demikian pengumuman yang disampaikan regulator obat itu, seperti dikutip oleh Sputnik.


Vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Brasil sendiri telah banyak mendapatkan perhatian. Terlebih ketika Presiden Jair Bolsonaro mengatakan tidak akan membeli vaksin buatan China itu.

Tetapi pada Senin, Bolsonaro mengatakan, pemerintah hanya akan membeli vaksin Covid-19 yang telah disertifikasi oleh ANVISA.

Sejauh ini, Brasil sudah memiliki lebih dari 5,5 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 161 ribu kematian.

Di tengah kabar buruk dari Sinovac, perusahaan farmasi Amerika Serikat, Pfizer dilaporkan berhasil mengembangkan vaksin dengan efektivitas mencapai 90 persen.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya