Berita

Presiden AS Barack Obama ketika mengunjungi Havana, Kuba, Maret 2016/Net

Dunia

Joe Biden Menang, Presiden Kuba: Rakyat AS Telah Memilih Jalan Baru

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 00:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peluang perbaikan hubungan Kuba dan Amerika Serikat tampaknya kembali terbuka menyusul kemenangan pasangan dari Partai Demokrat Joe Biden dan Kamala Harris dalam pemilihan presiden di negeri Paman Sam.

Rasanya, Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel, melihat peluang perbaikan hubungan itu.

Lewat akun Twitter miliknya, @@DiazCanelB, Díaz-Canel, mengusyaratkan kemenangan Biden bermakna konstruktif bagi kedua negara.


"Kami menyadari bahwa dalam pemilihan presiden rakyat AS telah memilih jalan baru. Kami percaya pada kemungkinan hubungan bilateral yang konstruktif dan saling menghargai perbedaan," tulis Díaz-Canel, Minggu (8/11).

Hubungan kedua negara mencapai titik nadir setelah Revolusi 1959 yang dimotori Fidel Castro dan Che Guevara menggulingkan rezim Fulgencio Batista yang merupakan skondan Amerika Serikat.

Hubungan kedua negara sempat mengalami musim semi di periode kedua pemerintahan Barack Hussein Obama dan Joe Biden.

Pada tanggal 1 Juli 2015, Amerika Serikat mengumumkan pembukaan kembali kedutaan mereka di Havana yang ditutup sejak Januari 1961. Di bulan yang sama, pada tanggal 20 Juli 2015, gedung yang sejak ditinggalkan AS dilindungi Kedutaan Swiss itu kembali berfungsi sebagai Kedubes AS.

Tetapi, tak lama setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS menggantikan Obama pada tahun 2017, hubungan kedua negara kembali memburuk. Amerika Serikat melancarkan sejumlah tuduhan dan menarik satu persatu diplomat mereka dari Havana. Sampai Juli 2018 hanya tersisa 10 diplomat saja.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya