Berita

Sugianto Sabran-Edy Pratowo/Net

Politik

Food Estate Jadi Andalan Sugianto Sabran-Edy Pratowo Tingkatkan Perekonomian Kalteng

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketahanan pangan melalui program food estate jadi program andalan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 2 Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Dalam debat calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng yang digelar Sabtu malam (7/11), Sugianto mengatakan program food estate adalah salah satu program unggulan nasional yang ia usulkan kepada Presiden Joko Widodo pada tahun 2017 lalu.

Sugianto mengatakan, dia mengusulkan Kalteng sebagai lokasi food estate lantaran wilaynya memiliki lahan produktif yang sangat luas sementara jumlah penduduk masih sedikit.


Dia optimistis, program strategis nasional ini akan membawa multiple effect bagi Kalteng di masa yang akan datang.

"Food estate akan membawa multiple effect bagi Kalimantan Tengah. Infrastruktur jalan raya, bandara, pelabuhan akan terkoneksi. Program ini juga akan membuka jutaan lapangan kerja, perekonomian akan meningkat," kata Sugianto.

"Program ini akan berhasil jika semua pihak bisa bekerjasama dan harmonis," imbuhnya.

Sementara itu, calon wakil gubernur Edy Pratowo mengatakan, program food estate adalah salah satu terobosan untuk menyeiakan lapangan kerja bagi masyarakat Kalteng.

"80 persen masyarakat Kalteng bekerja di sektor pertanian, program ketahanan pangan nasional yang mendapatkan respon dari pemerintah pusat ini adalah solusi," katanya.

Edy mengatakan, melalui program ini, seluruh kabupaten/kota di Kalteng akan terintegrasi dengan keunggulan produk pertanian di masing-masing wilayah.

"Misalnya di Kabupaten Kapuas dengan pertanian padi, di Puang Pisau juga demikan. Di Gunung Mas dengan singkong, Barito Utara ada jagung. Masyarakat akan dilibatkan dalam program ini sehingga perekonomian bisa bangkit setelah pandemi," demikian Edy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya