Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari/RMOLLampung

Nusantara

Duh, Bandarlampung Darurat Kasus Pencabulan Anak

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus pencabulan terhadap perempuan dan anak di Kota Bandarlampung sudah masuk kategori darurat. Untuk itu, pihak Kepolisian diminta untuk lebih serius dalam menangani kasus ini.

Hal ini diungkap anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari, yang merasa prihatin dengan tingkat pengawasan kasus pencabulan terhadap perempuan dan anak di Kota Bandarlampung.

"Kasus pencabulan perempuan dan anak di Bandarlampung masuk dalam kategori darurat. Saya sangat prihatin atas kondisi ini dan meminta pihak kepolisian untuk bekerja ekstra dalam mengungkap kasus ini, salah satunya tetap menjaga hak-hak korban," kata Tobas, sapaan akrabnya, Sabtu (7/11).


Ia mengatakan untuk penegak hukum, dalam hal ini Polresta Bandarlampung harus bekerja dengan serius, karena kasus ini bukan hal sepele. Bahkan sudah masuk kategori darurat.

"Harus ditelusuri dengan jelas sehingga korban-korban yang mengalami pelecehan seksual bisa terungkap," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Kemudian, untuk unit PPA di Lampung dalam hal penguatan dan pengawasan harus tetap bekerjasama dengan penegak hukum dan masyarakat. Agar kasus kekerasan seksual terhadap anak bisa dibendung.

Tobas juga berharap ada hukuman setimpal yang diberikan kepada pelaku tindak kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Karena tindakan ini sangat merusak mental, fisik, dan masa depan korban.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya