Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Nusantara

PILKADA MEDAN

Mardani: InsyaAllah Menantu Jokowi Bisa Dikalahkan

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemenangan Pilkada Kota Medan adalah salah satu prioritas utama bagi PKS pada Pilkada serentak 2020. Seluruh kader PKS diminta bekerja ekstra memenangkan pasangan calon Akhyar Nasution-Salman Alfairisi.

Akhyar-Salman bakal berhadapan dengan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution yang berpasangan dengan kader Partai Gerindra Aulia Rachman di Pilkada Kota Medan.

"Pilkada Kota Medan salah satu prioritas utama pemenangan PKS dalam Pilkada 2020, karena mengusung kader sendiri," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, di Kota Medan usai memimpin rapat koordinasi sebelum debat Pilkada Medan, Sabtu (6/11). Debat akan berlangsung siang ini.


Seperti diketahui, Pilkada Medan mempertemukan dua pasangan calon, yakni Akhyar Nasution-Salman Alfarisi melawan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Akhyar-Salman hanya diusung oleh Partai Demokrat dan PKS, sementara Bobby-Aulia diusung oleh PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI.

Mardani yakin Akhyar-Salman bisa memenangi Pilkada Medan karena didukung penuh buruh, warga juga anak-anak muda. Gerakan semakin besar ketika Akhyar-Salman menolak omnibus law

"Dukungan terus mengalir dari masyarakat yang menamakan dirinya masyarakat menolak omnibus law, dukungan deras juga dari forum keumatan dan komunitas-komunitas yang ada di Medan. InsyaAllah menantu Jokowi bisa dikalahkan," jelas Mardani.

Anggota Komisi II DPR ini juga menyampaikan agar seluruh kader PKS mewaspadai penyebaran virus corona di tengah pilkada. Namun begitu, bukan berarti kader partai tidak bergerak dan diam di rumah saja, tapi harus ikut bekerja memenangkan kader partainya.

"Selain kampanye via online, kader PKS harus turun dengan protokol kesehatan mengadakan sosialisasi pasangan nomor 1 dengan tema kampanye Covid-19," pungkas Mrdani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya