Berita

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020/RMOLNetwork

Politik

Catatan Kekayaan Peserta Pilkada Lebong: Terendah Rp 967 Juta, Tertinggi Rp 57 Miliar

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon kepala daerah yang ikut pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 adalah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nah, dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu dari laman e-LHKPN KPK, daftar kekayaan para calon kepala daerah yang ikut Pilkada Kabupaten Lebong 2020, tertinggi mencapai Rp 57 Miliar dan terendah Rp 967 juta.

Rinciannya, Dalhadi Umar memiliki harta sebesar Rp 11.637.374.509. Terdiri dari tanah dan bangunan mencapai Rp 11,4 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 130 juta, serta kas dan setara kas Rp 133 juta.


Kemudian pasangannya, Wawan Fernandez, memiliki harta kekayaan mencapai Rp 2,2 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan mencapai Rp 2 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 150 juta, harta bergerak lainnya Rp 14 juta, serta kas dan setara kas Rp 75 juta.

Selanjutnya, harta kekayaan Armansyah Mursalin yang dilaporkan sebesar Rp 9.336.000.000 yang terdiri dari tanah dan bangunan Rp 7,9 Miliar, alat transportasi dan mesin Rp 1 miliar lebih, harta bergerak lainnya Rp 220 juta, serta kas dan setara kas Rp 210 juta, dan dikurangi utang Rp 65 juta.

Sedangkan harta milik pasangannya, Masropen Iriadi sebesar Rp 2.350.000.000 dengan rincian tanah dan bangunan Rp 2 miliar lebih, alat transportasi dan mesin Rp 150 juta, harta bergerak lainnya Rp 100 juta, kas dan setara kas Rp 50 juta.

Dan harta kekayaan milik Kopli Ansori sebesar Rp 57.144.196.656 dengan rincian tanah dan bangunan mencapai Rp 25.880.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 2.415.000.000, surat berharga Rp 28.386.311.411, kas dan setara kas Rp 1.442.085.245, dan dikurangi utang Rp 979.200.000.

Sedangkan pasangannya, Fahrurrozi, memiliki harta mencapai Rp 3.902.047.635 dengan rincian tanah dan bangunan sebesar Rp 2,96 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 536 juta, harta bergerak lainnya Rp 250 juta, kas dan setara kas Rp 71 juta, dan harta lainnya sebesar Rp 80 juta.

Lalu, Teguh Raharjo Eko Purwoto (REP) memiliki harta kekayaan Rp 3.155.750.000 dengan rincian tanah dan bangunan Rp 2,95 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 123 juta, dan harta bergerak lainnya Rp 82,7 juta.

Sedangkan pasangannya, Nasirwan Thoha memiliki harta keyayaan Rp 967.518.827. Dengan rincian tanah dan bangunan Rp 900 juta, alat dan transportasi mesin Rp 90 juta, harta bergerak lainnya Rp 135 juta, kas dan setara kas Rp 5,1 juta, dan dikurangi utang Rp 162 juta.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Lebong, Devi Irawan menuturkan, memang ada tahapan bahwa masing-masing pasangan calon harus melaporkan harta kekayaan jelang Pilkada Lebong 9 Desember 2020 mendatang.

"Tahapan laporan harta kekayaan penyelenggara negara bisa dilihat langsung ke laman KPK," ujarnya, Kamis (5/11).

Dia mengaku, pihaknya tidak mengumumkan secara resmi laporan harta kekayaan masing-masing lantaran itu bukan ranahnya. Tetapi KPU hanya bisa memfasilitasi. Sekalipun, bisa diakses langsung publik ke laman resmi LHKPN. Kecuali kalau memang ada surat kuasa dari pasangan calon meminta KPU untuk mengumumkan.

"Iya memang KPU tidak mengumumkan harta kekayaan paslon tetapi diumumkan oleh pasangan calon itu sendiri. Kecuali melalui surat kuasa pasangan calon meminta KPU yang mengumumkan," demikian Devi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya