Berita

Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, memilih bersikap proporsional terkait aksi boikot produk asal Prancis/Net

Politik

Soal Boikot Produk Prancis, Ini Sikap Walikota Bandung

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 09:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemboikotan produk-produk asal Prancis, sebagai sikap perlawanan atas pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang seolah mendukung terbitnya karikatur Nabi Muhammad SAW terus menyebar di Indonesia.

Menanggapi aksi boikot tersebut, Walikota Bandung Oded Muhammad Danial menyatakan, pihaknya akan bersikap proporsional. Namun, Oded juga tidak menyalahkan sikap umat muslim yang melakukan pemboikotan produk-produk Prancis.

"Terjemahkan saja, proporsional itu apa. Yang penting umat Islam tetap bersatu," kata Oded, di Bandung, Kamis (5/11).


Oded menambahkan, setiap orang harus mampu bersikap proporsional dalam menyikapi hal apapun, termasuk pernyataan Emmanuel Macron. Menurutnya, masyarakat khususnya umat muslim tidak bersikap gegabah.

"Islam itu dipenuhi rahmatul lil alamin, jaga itu. Kalau ada oknum seperti itu kita harus proporsional," ujarnya.

Kendati demikian, Oded juga menyesalkan sikap Presiden Prancis terkait karikatur Nabi Muhammad SAW. Oded menilai, pernyataan Emmanuel Macron dengan terbitnya karikatur Nabi Muhammad tidak dapat dibenarkan.  

"Saya secara pribadi menyatakan sangat prihatin. Kok bisa sampai terjadi seperti itu," tandas Oded.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya