Berita

Donald Trump dan Joe Biden/Net

Dunia

Perang Pidato Biden Dan Trump Tentang Optimisme Menangi Pilpres AS

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 15:15 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Keluar dari tradisi di Amerika Serikat, dimana selama ini pidato kemenangan dan kakalahan, hanya akan disampaikan bila sudah ada hasil final Pemilu Kepresidenan.

Kali ini kedua capres yaitu Joe Biden dan Donald Trump perang pidato tentang optimisme menang akan memenangkan Pilpres 2020.

Biden didampingi istri tercintanya, Dr Jill Biden, saat menyanpaikan pidato dari Wilmington, Delaware, Rabu dinihari (4/11).


"Saya yakin kita akan memenangkan pemilu ini. Dan kita sudah berada di jalur yang benar untuk segera memang. Tetaplah yakin bahwa kita akan menang" kata Joe Biden.

Tak lama setelah Joe Biden berpidato, dari Gedung Putih Donald Trump juga berpidato didampingi Ibu Negara Melania Trump, Cawapres Mike Pence bersama istrinya Karen.

"Kita menang di banyak negara, kita menang di Ohio, kita juga menang di Texas, kita menang lagi di Florida. Tapi kita akan tunggu hasil selengkapnya, dan kita pasti akan menang" kata Donald Trump, Rabu dinihari (4/11) waktu AS.

Sejumlah media di Amerika Serikat salah mengartikan pidato dari Joe Biden dan Donald Trump.

Mereka mengira, baik Biden maupun Trump, sudah sama-sama mendeklarasikan kemenangan mereka. Padahal hasil final Electoral Votes belum keluar.

Pidato Biden dan Trump, sebenarnya merupakan pidato optimisme dari masing-masing kandidat bahwa merekalah yang akan memenangkan Pilpres 2020.

Dibutuhkan kemenangan sebesar 270 electoral votes, jika masing masing capres ingin menang.

Sampai dengan Rabu dinihari tadi, belum ada satu capres pun yang berhasil meraih angka kemenangan Electoral Votes sebesar 270.

Sampai dengan jam 3 dinihari waktu setempat di Amerika, Biden berhasil meraih kemenangan sebesar 223 electoral votes dan Donald Trump meraih 213.

Jika ingin keluar sebagai pemenang Pilprss maka masing masing capres harus bisa meraih meraih angka 270 electoral votes.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya